Sakit buah pinggang kronik menular dengan cara berangsur-angsur apabila dikesan pada peringkat awal, permasalahan ini bisa dilengahkan dengan kiat rawatan yang sesuai serta penyesuaian pola hidup. Pikirkan satu hari anda keluar dari bilik dokter selepas diberitahu ada suatu hal yang tidak terkena dengan buah pinggang anda. Anda mungkin saja tertanya-tanya serta berpikir mengapa anda tak pernah merasa sakit sebelum ini. Kondisi seperti ini tidaklah mengagumkan kerana penyakit buah pinggang umumnya tak tunjukkan sembarang simptom pada peringkat awal. Mereka yang alami kemerosotan berangsur-angsur dalam keupayaan buah pinggang mereka berperan dengan cara normal dikatakan bahwa menghidap penyakit buah pinggang kronik (CKD). Ikut dikenali sebagai kegagalan buah pinggang kronik gozout.my, permasalahan ini dikarenakan oleh kehilangan nefron buah pinggang yang dengan cara wajarnya berperan sebagai penapis.

Kerusakan nefron buah pinggang menjelaskan kesehatan seseorang karena bahan buangan badan abadi dalam darah serta tak disingkirkan berbarengan air kencing. CKD mungkin saja dilihat seakan-akan berlaku dengan cara mendadak, namun sesungguhnya kemerosotan buah pinggang sudah dikenali sudah lama tanpa disadari oleh penderita sendiri. Ini tak mengherankan kerana badan tubuh manusia berusaha berperan dengan cara terkesan dengan cuma satu buah pinggang. Meskipun umumnya kita bisa dikatakan bernasib baik karena dilahirkan dengan dua buah pinggang yang sehat, seseorang yang dilahirkan dengan satu buah pinggang masihlah bisa lewat hidup yang normal serta sehat. Aspek yang membedakan CKD dari pada penyakit buah pinggang akut yaitu kandungan kemerosotan buah pinggang.

Berbanding dengan penyakit buah pinggang akut, CKD berlaku dalam periode waktu yang panjang sedang penyakit buah pinggang akut menular dengan layak. Lazimnya, penyakit buah pinggang akut dikarenakan oleh penyakit yang berikan kesan pada buah pinggang, aliran darah atau air kencing yang mengalir keluar daripadanya. Step keterukan CKD bisa ditetapkan berdasar pada ukuran atau biaya kandungan penapisan glomerulus (GFR) penderita. Pada peringkat pertama serta kedua, simptom kemerosotan buah pinggang yaitu minima. Tetapi demikian, permasalahan buah pinggang umumnya dikesan menerusi tekanan darah tinggi, step kreatinine (urea) yang tinggi dalam darah, kewujudan darah atau protein di air kencing, sinyal kerusakan buah pinggang serta histori keluarga berpenyakit buah pinggang polisistik yaitu semacam penyakit buah pinggang yang diwarisi.