Bagaimana cara menjadi better singer after tonsillectomy? Suara tetap bisa dilatih setelah menjalani operasi tonsillectomy. Banyak tips yang bisa kita jalankan. Pertama, mulailah dari mengenali intonasi suara. Penyanyi yang bagus harus tahu seputar intonasi atau tinggi rendahnya suara. Ketika kita sudah bisa memahami suara, kita akan bsia menyanyikan lagu secara sempurna. Penyanyi yang memahami intonasi denganbaik akan dapat menyanyi secara baik tanpa merasa ragu-ragu. Intonasi juga akan membuat penyanyi bisa menyanyi tanpa membuat suara yang tidak sesuai nada. Ada beberapa karakteristik dari intonasi yang harus kita tahu. Pertama adalah durasi. Durasi adalah seberapa lama kita harus menyuarakan sebuah nada.

 

Dalam sebuah lagu sendiri, ada beberapa bagian di mana kita harus menyanyikannya selama lebh dari satu detik. Pastikan kita tahu durasinya sehingga kita bisa menyanyi secara sempurna dan menjadi better singer. Dengan mengetahui bagaimana kita harus memproduksi suara panjang atau suara pendek, kita akan bisa menyanyi dengan lebih baik. Cara menjadi better singer after tonsillectomy berikutnya adalah melalui pengaturan intensitas note. Berbeda dari durasi, intensitas note adalah bagaimana kita memproduksi suara keras dan suara rendah atau lembut. Seperti kita tahu, tidak sema lagu terdiri dari suara lembut. Saat kita menyanyikan lagu bergenre rock, misalnya, akan ada beberapa note yang harus dinyanyikan secara keras. Penyanyi harus tahu seputar intensitas note ini.

 

Berikutnya, pahami juga seputar pitch agar bisa menjadi better singer after tonsillectomy. Pitch berarti akurasi. Penyanyi harus tahu tentang pitch karena menyanyi tanpa pitch control yang bagus akan menjadikan lagunya terdengar aneh. Selain itu, pendegar akan merasa malas dalam mendengarkan lagu tersebut. Terakhir, ketahui juga tone colour atau warna suara dari masing-masing penyanyi. Tiap penyanyi akan memiliki tone colour-nya masing-maisng. Ketika kita memutuskan untuk menjadi penyanyi, maka harus kita ketahui terlebih dahulu tone colour yang dimiliki. Sebagai contoh, jika tone colour kita termasuk soft, maka kita sebaiknya menjadi penyanyi pop, bukan penyanyi rock.